Pengertian Efek Rumah Kaca, Penyebab, Dampak, dan Gambarnya – Sebelum membahas tentang efek rumah kaca, pastinya kita pernah melihat atau mngetahui rumah kaca yang digunakan untuk menanam tanaman, kan? lalu coba diingat apa fungsi dari rumah kaca itu sendiri, selain untuk menanam tanaman atau sayuran jenis tertentu, rumah kaca ini memiliki fungsi untuk melindungi tanaman atau sayuran tersebut. Rumah kaca ini juga bersifat hangat karena kaca-kacanya bisa menangkap panas supaya tumbuhan dan sayuran yang ada di dalamnya menjadi hangat.

Apa itu efek rumah kaca? Efek rumah kaca adalah fenomena ketika panas matahari di bumi terperangkap, sehingga bumi menjadi semakin panas. Mirip dengan rumah kaca yang digunakan untuk menanam tanaman, kan? Sebenarnya, dalam jumlah tertentu, efek rumah kaca ini juga dibutuhkan bumi. Efek rumah kaca ini dibutuhkan bumi untuk menjaga interval perbedaan suhu di siang hari dan di malam hari supaya tidak terlalu berbeda. Meskipun demikian, jika terlalu banyak panas matahari yang terperangkap dapat membahayakan dan tidak baik.

Apa saja penyebab efek rumah kaca ini? Penyebabnya adalah peningkatan jumlah emisi gas CO2 dan CO. Penigkatan jumlah emisi gas ini disebabkan oleh berbagai hal, seperti penggunaan pendingin ruangan (AC) atau kendaraan pribadi. Terlebih lagi, lahan hijau di bumi ini sudah semakin berkurang karena banyaknya penebangan liar. Akibatnya pemanasan global jadi semakin meningkat. Lalu bagaimana proses terjadinya efek rumah kaca?. Berikut ini cibubu akan menjelaskan secara lengkap tentang efek rumah kaca. Mulai dari Pengertian efek rumah kaca, proses terjadinya efek rumah kaca, penyebab efek rumah kaca, akibat efek rumah kaca, zat zat yang dapat menimbulkan efek rumah kaca, contoh efek rumah kaca,

Pengertian dan Penjelasan Efek Rumah Kaca

Efek Rumah Kaca atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Greenhouse Effect pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada tahun 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.

Mars, Venus, dan benda langit yang memiliki atmosfer lainnya (seperti satelit alami Saturnus, Titan) memiliki efek rumah kaca, hanya saja artikel ini hanya membahas pengaruh di Bumi. Efek rumah kaca untuk masing-masing benda langit tadi akan dibahas di artikel lain.

Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat kegiatan manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.

Efek rumah kaca adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bumi, sebagai obyek rumah kaca yang di mana panas matahari akan terperangkap oleh atmosfer bumi. Pada dasarnya, cara kerja sinar matahari di siang hari menyinari bumi dan akan membuat bumi menjadi lebih hangat, akan tetapi permukaan bumi di malam hari menjadi lebih dingin.

Pembakaran Hutan Merusak Lingkungan

Namun karena akibat negatif dari adanya efek rumah kaca ini, sebagian panas yang seharusnya dipantulkan oleh permukaan bumi diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Akibatnya, kini bumi menjadi terus menghangat selama bertahun-tahun kemudian.

Secara umum pengertian dari efek rumah kaca adalah naiknya suhu bumi yang disebabkan oleh adanya perubahan komposisi, yang terdapat pada atmosfer. Hal itu menyebabkan sinar matahari tetap berada di bumi, dan sayangnya tidak dipantulkan dengan sempurna untuk keluar dari atmosfer.

Jika diartikan sesuai dengan proses dan akibat yang ditimbulkan oleh efek rumah kaca, maka sebuah fenomena alam terjadi karena adanya pantulan dari sinar matahari yang telah melewati atmosfer bumi. Hal ini juga disebabkan oleh zat yang ada di permukaan bumi, namun parahnya fenomena yang satu ini dapat menyebabkan kerusakan atmosfer.

BACA JUGA  Tujuan dan Fungsi Negara Secara Umum dan Menurut Para Ahli

Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca

Berikut ini gambar yang menjelaskan cara kerja efek rumah kaca. Penggambaran tentang pertukaran energi antara matahari (sumber), permukaan bumi, atmosfer bumi dan angkasa (tempat pelepasan). Kemampuan atmosfer untuk menangkap dan melepaskan energi merupakan karakteristik yang menentukan efek rumah kaca.

Efek rumah kaca didasari oleh sinar matahari yang telah dipantulkan oleh berbagai macam benda yang ada di bumi. Sinar matahari yang dipantulkan ini dapat merusak lapisan ozon. Dengan fungsi utama yaitu untuk menghambat cahaya matahari yang ada di atmosfer.

Jika lapisan ozon yang ada di atmosfer bumi berkurang maka suhu di bumi akan naik secara terus menerus. Jika suhu di bumi naik maka bumi akan berubah menjadi dingin. Kondisi tersebut akan menjadi bertambah buruk, karena karbondioksida yang ada di bumi. Karena dapat menahan pantulan sinar matahari sehingga suhu di bumi pun akan semakin meningkat.

Untuk menghindari lapisan ozon yang rusak di lapisan atmosfer bumi, maka kita harus mengurangi pemakaian berbagai alat atau bahan yang dapat menghasilkan CO2 atau karbondioksida. Hal itu juga bahkan bisa mengakibatkan kerusakan pada lapisan ozon lainnya.

Proses terjadinya efek rumah kaca dimulai dari matahari yang akan memancarkan sinarnya dalam bentuk radiasi ultraviolet ke bumi, yang akan diterima oleh bumi dan kemudian dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah. Sinar matahari akan masuk ke bumi sebagai panas, lalu kemudian sebagian sinarnya akan dipantulkan ke angkasa oleh permukaan bumi.

Sebagian lainnya akan diserap baik oleh permukaan bumi yang warnanya agak gelap ataupun oleh gas rumah kaca, yang sudah terkandung di dalam atmosfer. Gas rumah kaca ini bertindak seperti benda hitam, yang di mana cahaya yang datang akan dipantulkan kembali sebagai panas. Semakin banyak kandungan atau konsentrasi gas ini, maka akan semakin banyak panas yang dilepaskan.

Zat-zat dan Pemicu Efek Rumah Kaca

1. Penggunaan pupuk kimia

Kini kebanyakan petani akan menggunakan pupuk yang berbahan kimia, karena mereka dituntut untuk menghasilkan kualitas pangan yang bagus, dan kuantitas yang sesuai dengan yang diharapkan. Pertanian juga bisa menjadi penyebab munculnya efek rumah kaca, karena adanya penipisan lapisan ozon dari pemakaian bahan kimia seperti insektisida dan fertilizer.

Pembasmi hama atau pupuk tersebut akan menjadi penyumbang seperti zat pencemar, sebagai salah satu gas rumah kaca.

2. Penebangan hutan atau lahan yang berpindah

Penebangan hutan atau lahan yang berpindah juga menjadi salah satu penyebab munculnya efek rumah kaca. Sehingga menyumbang gas-gas pencemar seperti karbondioksida atau CO2 pada bumi. Yang kemudian hutan akan menyerap secara alami karbondioksida tersebut.

Di negara maju fungsi hutan lebih sebagai konservasi, sementara di negara berkembang fungsi hutan adalah untuk sumber pendapatan atau bisnis semata. Tetapi cara pengolahan hutan tersebut, harus dengan peraturan yang tidak menimbulkan sumber pemanasan suhu udara karena hutan adalah paru-paru bumi.

3. Gas rumah kaca

Yang terdiri dari :

a. Senyawa karbondioksida

Karbondioksida merupakan gas rumah kaca dengan kontribusi paling besar pada pemanasan global. Konsentrasi alaminya kecil sehingga hanya bisa diserap sebanyak 0,3 % di atmosfer ini, dan bisa diserap oleh tanaman dengan bantuan sinar matahari secara alami. Yang diuraikan untuk membentuk jaringan tanaman yang dikenal dengan fotosintesis.

b. Senyawa methan

Methan dihasilkan ketika bakteri tertentu menguraikan bahan organik, pada kondisi tanpa udara. Selain itu gas ini juga merupakan yang mudah terbakar dan akan menghasilkan karbondioksida, sebagai hasil sampingannya. Methan buatan manusia berasal dari industri, dan pertanian dan pembakaran biomassa.

c. Senyawa nitrogen

Senyawa yang satu ini memiliki masa hidup yang paling panjang, yaitu sekitar 150 tahun di atmosfer. Sehingga peningkatan emisi kecilnya dapat menimbulkan konsentrasi yang meningkat. Pemakaian bahan bakar fosil, dan pupuk nitrogen akan menyumbang terjadinya pencemaran udara sehingga muncullah penumpukan emisi.

BACA JUGA  Pengertian Negara Secara Umum Menurut Para Ahli dan KBBI

d. Chloro Floro Carbon

Pemakaian CFC yang berlebihan dan juga berkelanjutan dalam berbagai penggunaan seperti AC, dry clean, dan industri elektronik akan menambah kadar pencemaran udara yang mengakibatkan penimbunan pada lapisan atmosfer.

Penyebab Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca disebabkan karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Meningkatnya konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh banyaknya pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melebihi kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.

Energi yang masuk ke Bumi:

  • 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
  • 25% diserap awan
  • 45% diserap permukaan bumi
  • 10% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi

Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.

Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca.

Penyebab utama dari terjadinya efek rumah kaca adalah gas-gas rumah kaca. Berikut ini gas-gas di atmosfer beserta persentasi kontribuinya pada efek rumah kaca:

  • Uap air (H2O) = 36 – 70 %
  • Karbondioksida (CO2) = 9 – 26 %
  • Methana (CH4) = 4 – 9 %
  • Ozon (O3) = 3 – 7 %
  • Nitrous Oxide (N2o)
  • CFC dan HFC

Berikut ini beberapa hal yang dapat meningkatkan terjadinya gas diatas penyebab efek rumah kaca

  1. Penebangan dan pembakaran hutan
Pembakaran Hutan Penyebab Efek Rumah Kaca

Pohon memiliki peran yang sangat penting bagi keberlangsungan makhluk hidup di muka Bumi ini. Pohon dan tanaman sebagai penghasil utama oksigen (O2), mengubah gas karbondioksida menjadi oksigen yang dibutuhkan oleh manusia dan makhluk hidup. Namun karena keserakahan manusia, banyak pepohonan yang ditebang maupun dibakar tanpa ada penyeimbang. Saat hutan dibakar pun akan menghasilkan gas rumah kaca yang dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atsmosfer.

  1. Penggunaan bahan bakar fosil
Polusi Udara Pemakaian Bahan Bakar Fosil Berlebih Penyebab Efek Rumah Kaca

Di era sekarang, bahan bakar fosil merupakan suatu hal yang sangat penting. Semua kegiatan manusia dimanapun tidak lepas dari bahan bakar fosil. Bahkan pembangkit tenaga listrik juga tidak lepas dari penggunaan bahan bakar ini. Penggunaan bahan bakar fosil misalnya minyak bumi dan batu bara, juga bisa menjadi salah satu penyebab semakin tingginya efek rumah kaca. Karena penggunaan yang berlebihan akan menyebabkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, seperti misalnya karbondioksida dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil.

  1. Pencemaran laut

Selain daratan, di muka Bumi ini ternyata lebih banyak terdiri dari air, yaitu lautan. Lautan memiliki fungsi lain yang sangat penting yaitu sebagai penyerap karbondioksida dalam jumlah besar yang disebabkan oleh pencemaran laut oleh limbah industri dan sampah. Kemudian laut pun menjadi tercemar sehingga banyak ekosistem yang di dalamnya musnah, lalu laut pun tidak dapat menyerap karbondioksida dengan baik.

  1. Industi pertanian

Pertanian dalam skala besar dan masif atau disebut dengan industri pertanian raksasa tentunya menggunakan pupuk yang sangat banyak. Pupuk tersebut memberi dampat dan akibat yang buruk karena dapat melepas gas nitrous oxide ke armosfer yang merupakan gas rumah kaca.

  1. Limbah industri dan tambang
Limbah Industri dan Tambang Perusak Lingkungan

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan manusia akan banyak hal semakin bertambah, tentu saja hal ini menyebabkan banyaknya berdiri pabrik industri dan pertambagan yang menghasilkan limbah berbahaya. Industri seperti pabrik semen, pabrik pupuk, dan penambangan batu bara serta minyak bumi memproduksi gas rumah kaca seperti karbondioksida.

  1. Limbah rumah tangga
BACA JUGA  Infertilitas, Pengertian Penyebab dan Pengobatan Kemandulan

Limbah rumah tangga dapat sangat berbahaya, jika dibiarkan akan menghasilkan gas methana dan karbondioksida yang dihasilkan dari bakteri-bakteri pengurai sampah. Gas methana dan karbondioksida ini jadi penyebab terjadi efek rumah kaca.

  1. Industri peternakan

Industri peternakan seperti peternakan sapi menghasilkan gas methana dan karbondioksida yang sangat besar ke atmosfer. gas-gas ini dihasilkan dari kentut sapi dan kotoran sapi yang merupakan produk dari bakteri pengurai di perut sapi.

Akibat dan Dampak Efek Rumah Kaca

Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan dan ekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga berakibat kepada beberapa pulau kecil tenggelam di negara kepulauan , yang membawa dampak perubahan yang sangat besar.

Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.

Jika efek rumah kaca dibiarkan, bumi akansemakin panas. Memanasnya bumi dapat mencairkan es yang ada di kutub utara maupun selatan. Jika es di kutub mencair, maka permukaan air laut akan semakin tinggi sehingga akan berdampak buruk pada seluruh wilayah di dunia.

Berikut ini dipaparkan dampak efek rumah kaca yang dapat membahayakan kehidupan manusia.

  1. Pemanasan global
  2. Mencairnya es di kutub
  3. Meningkatnya ketinggian air laut
  4. Laut menjadi semakin asam
  5. Berkurangnya lapisan ozon

Contoh Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca menjadi ancaman paling besar untuk keberlangsungan hidup manusia di muka bumi. Terdapat banyak contoh dan dampak atau penyebab terjadinya efek rumah kaca dalam kehidupan sehari-hari. Seperti;

1. Pemborosan listrik dan Energi

Penggunaan listrik yang boros bisa menjadi salah satu contoh yang menyebabkan terjadinya efek rumah kaca. Apalagi dengan kemajuan teknologi sekarang ini, pemakaian listrik menjadi energi yang paling besar dipakai. Manusia zaman sekarang sudah tidak bisa hidup tanpa listrik. Penggunaan listrik akan mengakibatkan karbondioksida semakin banyak.

Sebagian besar pembangkit listrik akan mengeluarkan gas rumah kaca seperti gas CO2, melalui limbah asapnya dalam jumlah yang sangat banyak. Karena pembangkit tenaga listrik hampir ada di seluruh tempat baik yang berskala kecil maupun besar.

2. Pembakaran sampah

Contoh lainnya dari efek rumah kaca ini adalah adanya pembakaran sampah, asap yang ditimbulkan dari pembakaran sampah ini akan menimbulkan CO2 yang jika memenuhi atmosfer bumi maka sinar matahari akan kembali memantul ke angkasa. Karena terhalang oleh adanya CO2 tersebut sehingga suhu di bumi semakin panas.

3. Pemakaian kendaraan berbahan bakar fosil, motor dan mobil

Semakin tingginya mobilitas manusia di muka bumi, penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil semakin tinggi pula. Hal tersebut akan menyebabkan efek rumah kaca semakin buruk, karena asap yang dihasilkan oleh kendaraan akan membuat bumi semakin panas akibat dari membludaknya gas CO2 hasil dari pembakaran kendaraan bermotor.

Incoming search terms:

  • dampak banyaknya rumah kaca
  • penjelasan efek rumah kaca
  • Efek rumah kaca dapat terjadi karena
  • poster tentang rumah kaca
  • proses efek rumah kaca
  • Proses Terjadinya Efek Rumah Kaca
  • selain diserap oleh permukaan bumi sinar matahari yang masuk ke dalam bumi dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi sinar inframerah namun sebagian besar sinar inframerah tersebut tertahan di atmosfer bumi akibat menumpuknya gas-gas berikut di atmosfer bu
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here